Selasa, 20 November 2012

lagi absurd

kadang rasa bosan itu dateng kek ujan di musim ujan. biasanya sih nggak mendung-mendung amat, tapi tiba-tiba aja ujannya dateng and bikin galau para jomblo-jomblo yang lagi kesepian. ngeliatin air yang jatoh dah kek ikutan jatoh dari langit gara2 hati yang lagi sendiri. untung ujan itu bareng2, coba aja kalo ujan itu kek jomblo yang kesepian. pasti dia nggak bakalan ikhlas ninggalin awan hitam. 

ok. bukan saatnya ngomongin jomblo2an. 

cinta itu indah ya! meskipun kalo lagi nggak indah pasti nggak indah banget sih ampe kamar udah kek lautan tisu yang siap untuk dibuat mandi tisu aja. sedikit ada rasa yang dari dulu bikin cenat cenut tiap keingetan and  kalo lagi kesepian sih. 

apa kabarnya mas Agung ya? haduuuuch kenapa Fitri keingetan sama Maz Agung lagi sih???? tapi wajar lah kalo kangen. hampir dua tahun hidup tanpa senyumannya itu sesuatu banget rasanya. sesuatu banget and ngecetar banget. missing you my big duck.... kalo ajah kamu masih hidup, aku nggak bakalan kek sekarang ini. duduk di BU sendirian kek orang ilang yang bikin infil siapapun yang ngeliat. ok. nggak papa. Allah itu selalu punya cerita indah untuk setiap makhluk ciptaannya. 

udah dulu eaw. 

Senin, 10 September 2012

Antara masa lalu dan masa depan

Gila itu saat aku mulai galau karena cinta. Cinta yang terajut semenjak 22 Juni 2011 pun harus kandas begitu saja karena aku terbebani dengan orang tuanya. Tidak ada seorang wanitapun yang ingin seperti diriku. Namun, apa yang bisa ku perbuat? tak ada yang bisa ku perbuat. Menerima semuanya dengan besar hati mungkin adalah langkah yang tepat untuk saat ini.
 Cinta itu seperti angin. Kadang kuat dan kadang lemah. Tak terkecuali dengan cinta yang kumiliki. Kadang kuat, bahkan lebih kuat dari pada baja atau apapun. Namun, kadang juga seperti lapisan es yang tipis, sedikit sentuhan saja bisa retak dan hancur seketika dalam hitungan detik, menit, jam, hari, bulan ataupun tahun. 
Dia. Serpihan masalalu ku yang kembali datang seperti angin yang selalu ku temui ketika hati ku sakit dan hidup ku hancur. Kenapa dia selalu datang dalam keadaan seperti ini? dan kenapa dia selalu berhasil membuatku berharap meskipun pada akhirnya aku yakin akan seperti hal yang lalu-lalu. 
Empat tahun ku jalani hidupku tanpa nya. Mencoba meruntuhkan rasa yang selama ini tegak berdiri bak batu karang yang selalu melawan ombak masa depan. Sepi, sendiri, sunyi dan aku ingin bersamanya. Namun, takdir selalu memisahkan dan selalu membuat ku merasa aku tak mampu hidup tanpanya. Rasa ini masih ada untuknya, entah sebesar apa. Aku tak yakin akan rasa ini. Antara obsesi dan cinta itu beda tipis. Aku harus dapat membedakan manakah yang hanya sekedar obsesi dan mana yang merupakan cinta. 
Empat tahun berjalan dan dua tahun lebih tak pernah bertemu, kini dia sangat berubah. Wajahnya, sifatnya, penampilannya... Kini dia telah berubah. Bukan Onez si Mr. Rabbit ku lagi. 
Kecewa adalah bagian dari rasa yang ada dalam hatiku. Entah angin apa yang mampu mengubahnya seperti saat ini. Dimana Onez ku yang dulu? seorang cowok yang pendiam, takut, grogian, innocent, jujur, apa adanya, simple, sederhana dan selalu membuatku terpesona dengan senyumannya dan matanya yang selalu membuat hati ku bergetar saat memandang wajahnya. 
Kini, dia seperti sosok asing dalam hidupku yang tak pernah ku temui sebelumnya. Secara fisik, kini dia berbeda. Tinggi, tampan, terlihat lebih dewasa, cool and berubah seratus delapan puluh derajat bila di bandingkan empat tahun yang lalu. Namun, aku kecewa karena dia sering minum-minuman keras. Sampai kapan dia seperti ini??? Aku ingin dia kembali seperti dulu lagi. Seorang lelaki yang selalu membuatku terpesona. 
Yang paling membuatku semakin kecewa adalah....... Dia seorang player. Ya. Seorang playboy. Dia mempunyai dua orang kekasih. Aku bingung kenapa dia sejujur itu dengan ku? Sedangkan dengan keluarganya sendiri saja dia tidak berani jujur.  
Satu pertanyaan ku, apa dia masih sayang pada ku? Kenapa dia menahan ku untuk pulang sewaktu di Lapangan Pancasila Salatiga beberapa hari yang lalu. Dia semakin membuatku galau.
Seperti masuk dalam lubang kesalahan dan lubang pemberi harapan palsu. Lalu, Onez itu apa? dia adalah pemberi harapan palsu. oh no!!!!!!!!! keknya emang dia pemberi harapan palsu. Dia baik sama aku, lalu hilang kek om jin yang udah nemuin tuan barunya. Yaps. Seperti beberapa tahun yang lalu juga kek gini kok. 
Mu'ucieh eaw Seno Adi Prasetyo yang selalu memberiku harapan palsu. For Dhanang Tino Ardhianto, maaf aku udah salah menilaimu and aku udah tertutup mata ku karena emosi sesaat. Cinta itu memang ada padamu... Maaf Mr. Disappear..... :*  


Selasa, 12 Juni 2012

Hari ini 12 Juni 2012

sebenernya sih semua masih baik-baik saja. tapi pagi2 masih ngantuk gara2 ngerangkum 4 bab sekaligus. cukup menyiksa. semuanya tugas yang diberikan sama my dosen pak Alex. kalo dipikir2 aku yg salah sih. soalnya aku itu males banget ngerjain tugas. (Kapan pinternya Riry kalo kek gitu?) sampe tengah malem bikin RPP. sumpah nggak ngerti itu kata apa artinya. emang harus bawa kamus kemanapun aku berpijak kayaknya.

berangkat kekampus dengan mata agak gimanaaaaa gitu. solnya baru inget pas di parkiran. kaca mata ku dimana???? dan saat aku pikir ulang dan mencoba memflasbeckkan pikiran ku ke pagi tadi, aku baru ingat kalo kaca mata ku ketinggalan di tas yang aku pake waktu aku kenikahannya temennya dhanang kemarin. (riry, kapan pikunan mu hilang?) please dech.... jangan tanya kapan pikunan ku hilang soalnya aku nggak tahuuuuuuuuu........

nyampe di depan gedung E. ngeliat anita sendirian. pikir-pikir, aku lagi males kekelas atau lebih tepatnya nungguin dosen dikelas, mending aku di luar nemenin  anita di taman gedung E. ngobrol2 tentang RPP yang udah dibuat. sumpah, aku rasa, RPP ku salah. tapi nggak papa lah. siap-siap mental ajah buat dimarahin sama pak Alex.

hari ini itu tes mata kuliah profesi kependidikan. dan cukup!!!!!!!!!!!! aku nggak bisa ngerjain soal2 nya. T.T
(begininlah akhir cerita dari mahasiswi yang males. waktu tes, 1 kalimat "aku nggak bisaaaaa") please don't try at home!!!! cukup Riry aja yang o'on. cukup!!!!!

selesai tes, harapan ku hanya satu. bisa makan di warung gudeg langganan ku. dan akhirnya tercapai juga. setelah seminggu lebih nggak maem di tempat itu. hehehe ditemenin sama pacar pula. lengkap kan hehehehehe please jangan iri!!!!

aku selalu berpikir dan berpikir tentang mereka. mereka itu kek gimana ya? aneh. kerjaannya syirikan mulu sama aku. liat foto ku sama cowok ku aja diomongin di belakang ku. hadeeeech kurang kerjaan banget ya? aku kira species mereka tu dah musnah atau lebih tepatnya sih udah punah kayak dinosaurus yang udah punah dari muka bumi ini beratur-ratus ribu tahun yang lalu. ternyata.... mereka masih hidup. bukan dinosaurusnya loch tapi itu orang-orang yang tukang syirik. dan aku harap mereka cepetan punah. udah empet lihat muka mereka yang super ngeselin and jengkelin.

kangen sama sahabatku yang kini membenci ku. tapi biarlah... aku tetap tak ingin bicara dengannya karena aku nggak mau dia di jauhin sama temen2 satu gengnya. yaa Allah, aku masih ingat dengan bunga kesukaannya. bunga mawar. :(
semua tentang mu selalu membekas dihati ini.... kalo kata Vierra. hanya bisa melihat kecemberutannya lagi tanpa aku bisa menegur ataupun menyapanya. entah sampai kapan semua ini seperti ini. tapi sungguh aku ingin menjadi sahabatnya lagi. aku nggak bisa kek gini. seperti ada sekat yang bikin semuanya hancur nggak karuan.
masih ingat saat ultahn ya kemarin. aku kasih dia boneka. moga aja boneka itu masih ada dan selalu menjaganya. yaa Allah, semoga boneka itu selalu menemani dia. dan semoga boneka itu dapat menggantikan posisiku di sampingnya. aku sayang banget sama sahabat ku yaa Allah.

nemenin pacar itu menyenangkan. walaupun agak gimanaaaa gitu. kadang merasa "udah! stop!" tapi kadang merasa nyaman dengan kecerewetannya yang selalu melebihi ku.
hampir 1 tahun ku rajut hari ku bersamanya. entah berapa tahun lagi aku tak tahu aku masih bertahan. yaa Allah, aku sayang Dhanang. aku pengen selalu ada buat dahanng. dan aku ingin menjadi yang terbaik buat dia. aku sayang dia.
saat aku sakit, dia selalu ada disampingku, betapa bodohnya aku selalu menuntutnya sempurna. padahal dia lebih dari sempurnaaaaaaaaa...... dan  itu yang membuatkku mencintainya. big hug for my boyfriends Dhanang Tino Ardhianto.


kuliahnya pak gi, isinya ngantuuuuuuuuuuuk banget. sumpah nie mata udah nggak tahan nahan ngantuknya. untung aja nggak jadi tidur. padahal udah hampir lelap tidur ku. hehehehehehe. jangan di coba yaw! cukup riry dan cukup riry ajah!

tiba-tiba kangen sama rahmanita ardhianisa. huuuuuh adek kecil ku yang unyu-unyu...... mbak Fitri kangeeeeen....

dan 1 lagi, aku nggak tahu kenapa, aku selalu galau mendadak tiap lihat statusnya mantan ku si O'onz. please o"onz carilah cewek yang biasa ajah! nggak usah cari cewek yang lebih cantik dan lebih segalanya dari aku! cari ce yg lebih jelek ngapa!!!!! nggak suka kamu dapetin cewek yang lebih cantik dari pada aku.

sekarang cuman bisa di taman samping lapangan sepak bila dengan kesepian dan kesendirianku. hanya mampu ungkapkan segala rasa ini melalui blog q tercinta ini. unyung-unyung dulu ach :*
makasih buat blog ku yang selalu menemani ku dan selalu menjadi sahabta terbaikku. yang selalu ada, menemani dan tak pernah jemu mendengarkan celotehan burung kecil ini. hehehe

Selasa, 29 Mei 2012

bab 1 KEBODOHAN by Riry Fairy


Kebodohan

Hari ini aku ada tes akhir semester empat. Soalnya susah banget. Apa lagi soal akuntansi. Nyerah sebelum baca soalnya. Loh kok? Bahasa jepang juga nggak kalah bikin emosinya. Please bahasa jepang, jangan membuat aku bingung dengan huruf hiraganamu yang sangat sulit dibaca. (huruf jawa aja aku nggak bisa apa lagi huruf hiragana? Tambah nggak bisa.)
Saat berotak atik dengan pensil dan bolpoin membentuk garis yang meliuk-liuk nggak jelas (ciri khas huruf hiragana), shock saat ngeliat diluar udah pada keluar. (hebat banget mereka bisa baca ini huruf. Aku aja belum bisa dari tadi). Al hasil dengan berusaha keras mengingat dengan benar-benar setiap bentuk huruf hiragana, akhirnya saya menulisnya kedalam lembar jawab yang sudah disediakan dengan satu prinsip. Yang penting keisi walaupun kalo dibaca nggak ada artinya. Hahahahaha dasar siswi gila. Jangan dicontoh ya!!!!
Saat ingin mengumpulkan lembar jawab, nggak sengaja aku ngeliat Adi (mantan pacar aku saat aku kelas satu kemarin) duduk memandang kearah ku yang berada di kelas seperti aquarium ini. Saat aku menatapnya dia berlagak tak melihat ku. Saat aku sok sibuk dengan teman sebelah ku yang cowok, dia jelous (terlihat dari tatapannya yang tajam).
"Udah selesai Ry?" tanya Anang.
"Udah. Mang kenapa?"
"kok kamu ngga keluar?"
"ntar ah. Mau bikin orang jelous dulu. Hehehehe"
"Ya udah, aku keluar dulu ya!"
"yupz."
Dan akhirnya aku melanjutkan mengisi lembar jawabku dengan sedikit rasa risih gara-gara dipantengin sama mantan yang lagi kurang kerjaan. Sebel. Dan akhirnya aku lupa dengan semua bentuk huruf hiragana gara-gara konsentrasi pecah. (bukannya emang nggak paham ya ma huruf hiragana? Dasar Riry o'onz dech...)
*_*
Satu minggu kemudian.
Seperti biasanya. Ingin menjadi anak yang rajin, (setidaknya biar guru bimbingan konselingku nggak bosen ngeliat aku selalu dateng terlambat kesekolah) akhirnya ku putuskan untuk berangkat sekolah lebih pagi dari pada biasanya. Kalau biasanya sih selalu terlambat gara-gara aku selalu bangun kesiangan. Maklum penyakit yang susah diilangiin.
Seperti biasanya, disekolahan belum ada siapa-siapa. Mungkin hanya ada beberapa guru yang sudah datang, satpam dan keluarga penjaga sekolahan yang sudah ada di sekolahan. Ini terlihat dari parkiran yang masih kosong tak berpenghuni. Hanya motor merah maroon ku saja yang berkuasa atas parkiran yang sangat luas ini. Selamat ya sayang.
Berjalan seperti orang kurang waras. Seenag jidat sendiri nyanyi-nyanyi nggak jelas. Melenggang bebas seperti tak punya dosa. Sungguh mengenaskan. Kasihan sekali kakmu Riry. Ckckckckckckckck
Dan akhirnya aku sampai di lantai dua gedung B. Gedung yang mempunyai enam kelas. Tiga kelas di lantai dasar dan tiga kelas dilantai dua. Saat paling menyenangkan adalah berdiri dibalkon depan kelas sambil ngeliatin langit biru pagi yang indah. Sumpah. Hari ini tangitnya bagus banget. Jadi pengen terbang. Riry please sadari dirimu tu manusia bukan capung!!!
Terdengar suara tertawa yang cukup mengganggu ku. Berasal dari bawah sana. Dan sepertinya aku kenal dengan suara itu. Tapi siapa? (hadeeeeeh riry, please berhenti mengo'onkan dirimu!). akhirnya ku beranikan turun ke lantai dasar dengan satu alasan "pura-pura ke toilet". Cara yang selama ini sangat manjur biar bisa ngeliat keadaan lantai bawah yang merupakan lantainya anak kelas tiga.
Dari tangga menuju toilet cewek aku dapat mengamati mereka. Ya. Dugaan ku benar. Sekumpulan kurawa tengah tertawa terbahak-bahak tanpa aku tahu mereka menertawakan apa. Tapi ada satu yang membuat ku bingung. Kok dia nggak ketawa ya? Ada apa ya sama dia? (mulai deh syndrome kepo-nya).
Dan tiba-tiba. Mata ku dan matanya bertemu. Seakan-akan saling berkomunikasi. Dan berbicara satu sama lain untuk mengungkapkan isi hati mereka masing-masing. Gubraaaaak. Tergelindinglah aku. Bodohnya diriku Tuhan????
*_*
Sesaimpainya dikelas.
Badan terasa sakit gara-gara ngegelinding dari tangga toilet. Untung lantainya baru dipel sama pak Man (cleaning service plus penjaga sekolahan) dan udah kering. Kalo nggak, bagaimana dengan nasip ku? Tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi dengan seragamku.
"Jatuh dari mana Ry?" tanya Kurni.
"hehehe biasa. Lagi pengen salto aja tadi di toilet." Jawabku dengan ketawa ketiwi padahal jelas banget kelihatan kesakitan.
"Makannya kalo jalan itu pakai mata Riry! Jangan pakai dengkul!" ceraham miss english ini.
"Yang bener itu, jalan pake kaki. Bukan pake mata miss english. Hehehehe"
"dikasih tahu susahnya minta ampun. Hayo jujur! Tadi jatohnya gara-gara ngeliatin Adi ya? Hahahaha" dia begitu puas. Ckckckckck
Malunya diriku. Cuman gara-gara ngeliatin cowok aja bisa ngegelinding di toilet. Parah. Sumpah super parah banget hidup ku. Hidup sekali aja teledornya setengah mati. Please jangan ketawain aku!!!!
*_*
Akhir tahun.
Sangat berharap untuk dapat melupakan masa lalu ku dengannya Tuhan. Sangat, sangat dan sangat .berharap. Aku sudah nggak kuat Tuhan. Nggak kuat nangis malem-malem kayak kunti Tuhan. Nggak kuat paginya kayak orang cina dengan mata sembab kesekolahan Tuhan. Intinya pengen ngelupain masalalu aja.
Udah setahun aku mengharapkan kata maafnya namun sayangnya, kata maaf itu nggak pernah aku dapatkan. Mengenaskan sangat. Tersiksa saat hari Minggu karna kangen dia. Tersiksa banget pokoknya.
"Ry, kelihatannya kamu masih cinta ya sama Adi. Dan kayaknya Adi masih cinta ma kamu. Kelihatan tuh dari dia ngeliatin kamu dan saat kamu ngeliatin dia. Kenapa nggak balikan aja?" kata Kurni sahabatku saat aku kerumahnya untuk mengerjakan tugas akhir. Karena awal tahun nanti kami harus praktek kerja lapangan.
"Aku emang masih cinta ma dia. Dia juga masih cinta kok sama aku. Tapi sayangnya kami udah putus. Untuk balikan lagi kayaknya udah nggak bisa Ni.lagian udah nggak ada kecocokan antara aku sama dia. lagian dia kan nanti kalo udah lulus, pergi ke Samarinda ikut om nya wat kerja. Tahu sendiri kan aku nggak bisa long distance relationship? Hehehehe"
"Wah sayang ya kalau begitu."
Hening panjang dan kemudian aku pulang tanpa pamit. Bingung mau ngomong apa.
*_*