Rabu, 30 Oktober 2013

diaaaa

saya masih kurang percaya. sumpah masih sangat kurang yakin. udah berubah status sama dia. yaaaaa namanya juga pengorbanan yang udah sekian tahun lamanya saya perjuangkan. bayangkan!!! nggak usah di bayangin deh nanti malah ikutan aku nangis hehhe. setelah dua tahun lebih berpacaran, akhirnya saya di lamar juga sama dia. yaaaaa bahagia sih iya. tapi apa ada yang tahu sebagaimana saya nangisnya beberapa bulan dan hari yang lalu saat acara lamaran yang dia janjikan mundur? padahal ortu saya bela-belain nggak naik haji demi keluarganya dia. yaaa namanya juga manusia. kalo janji di tepatin mulu nanya itu tidak mungkin alias mustahil.
perjalanan panjang aku dan dia arungi. dari pertama ketemu, semuanya mendukung aja. naaaaah setelah jadian baru deh krikil-krikilnya terasa banget. dari ibuknya yang nggak suka sama saya lah, dari ibuknya marah sama saya, cowok ini selingkuhlah, ada wanita idaman lainlah, ada pria idaman lain juga. pokoknya sangat lengkap. dan syukurlah saat ini semuanya dapat kami lalui dengan berbesar hati.
prinsip saya sama dia itu simple dan mungkin ini terlalu pribadi. gini "OK kita bahagia. OK kita marahan. tapi, kita harus nyimpen semua dan hanya aku sama kamu yang tahu semua apa yang kita alami bersama. jangan pernah ada orang yg tahu tentang masalah kita. kita belajar dewasa atas setiap masalah yang kita hadapi bersama."

naaaaah 27 Oktober 2013 kemrin saya udah resmi di lamar. udah nggak ada alasan lagi buat main hati. walaupun terselip kekecewaan yg begitu mendalam. nikahnya entah kapan. sama aja kan masih abu-abu? :(
yaaa kita lihat saja kedepan. saya bisa jamin kalo saya bakalan jaga hati. nah looooh kalo dia? siapa yang tahu -_-
cukup saya dan dia yang tahu sejauh mana kami melangkah.
"biarkan diam ku akan tetap menjadi diam. yang aku tahu, aku hanya akan buktikan ke mereka bahwa cinta kita kuat adanya. dan mereka yakin, kita dapat hidup bersama.... itu janjiku"

salam sayang, jilbab panjang yang terurai :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar