Pagi-pagi. Lagi
enak-enaknya nonton infotainment. Maklum. Sini masih jadi manusia. Jadi sifat
cewek pun masih melekat didalam diri. Karena aku masih termasuk remaja (remaja
akhir woooy!) jadi masih akrab banget sama “dikit-dikit update di facebook” dan
akhirnya ada sebuah tema menarik yang menurutku patut untuk di bahas. Tentang
makeup.
Sebenernya sih
nggak ada yang salah sama makeup. Apalagi buat ku yang sedikit tomboy. Tapi, akhir-akhir ini agak
risih dengan beberapa manusia setengah absurd yang mulai mengenakan eyeshadow
dan lipstick ngeping abiiieeez. Sedikit merusak mata aja sih kesannya. Apalagi
untuk kuliah. Kesannya malah mau kekondangan.
“sebenernya sih
bedakan ngga usah menor juga. Penting ngga kelihatan mengkilap aja sih mukanya”
sebait epigram yang ku tulis di dinding account facebook pribadiku.
Aku bukan penganut anti bedak ataupun anti
makeup. Sumpah deh. Soalnya kalau ngajar or kuliah aku pasti tetep bedakan.
Sebenernya sih ngga ada alasan lain buat bedakan kecuali biar muka nggak rusak.
You know lah. Dari pagi ampe maghriub berkutat sama segala macam polusi
jalanan. Apa kabar muka ku coba?
Pagi-pagi
sebelum ngajar pasti udah pak eserum lightening nya wardah. Ditumpuk lagi sama
krim siangnya wardah. Abis itu pake BB creamnya wardah. Baru deh pakai bedak
padat. Itu sih buat ikhtiar. Bukan adanya maksud buat mutihin wajah. Aku suka
dengan wajah yang terawat. Kesannya bersih. Lagi pula, aku ada problem sama
yang namanya jerawat batu. Jadi sebelum wajahku aku rawat seperti ini, muka ku
jadi ada benjolan kecil-kecil gitu. tapi, berkat perawatan yang rutin aku
lakukan (tidak pernah kesalonn ataupun ke skin care) wajahku jadi lebih halus
dan lembab.
Musim pancaroba
kek gini ini musimnya kudu ekstra ngerawat muka. Anginnya yang kering juga
membuat muka menjadi kering. Apalagi buat kita-kita yang berjilbab. Hmmm
problemnya pasti banyak. Kita harus
pinter-pinternya ngejaga muka. Tapi ya nggak oebr juga sih.
Buatku kalau
buat ngajar sama kuliah, nggak usah terlalu menor dengan menambahkan eyeshadow
dan lipstick yang ngejreng. Serangkaian bedak yang luamayan nggak jauh dari
warna muka dan hidroglos lebih membuat kesan natural. Pakai eyeliner di bawah
mata juga cukuplah. Nggak usah pakai lipstick pingabiez! Malah kelihatan norak.
Ya menyesuaikan ajalah. Kuliah itu bukan waktunya buat fashionshow.
Buat gruur
bedakan juga boleh. Tapi ya itu. Jangan menor juga. Kalau ngeliat guru yang
nggak bedakan trus mukanya mengkilap kek kaca yan gbaru aja di lap gitu gimana
perasaanmu? Kalo aku, hawanya pengen bedakin ajah itu guru. Ya kita nggak bisa
menutup mata. Anak itu menirutkan apapun yang dipakai oleh guru dan juga orang
tua. Examplenya aku. pernah dulu sewaktu SD. Ngelihat alisnya guru walikelasku
ngejerng tipinnya bukan main kek “blarak sempal” akhirnya, sampai rumah aku
kerok ajah alisku. Bukan tambah manis tapi malah kek ababil yang pengen lihat
tuyul. Untung aja zaman itu aku masih punya rambut panjang. Nah kalo botak?
Udah dikira tuyul kali. Ya cukuplah dengan bedakan ringan. Yang penting jangan
sampai kelihatan kusam dan mengkilap aja sih mukanya.
Ok lanjutin yang
tadi lagi.
Notification pun
berbunyi. Yap. Ada yang comment. Dan comenan itu nyebelinnya parah. Intinya dia
sih bilang kalo bedakan yang kek profile picture ku aja nggak sederhana kok
bisa bilang kek statusku itu. Perkenalkan. Namanya Miss I. dia emnag gitu
orangnya. Dari zaman 2011 sampai sekarang dia kerjaannya Cuma 1. Ngurusin
urusan orang. Ya pantes aja sih kalau banyak orang yang nggak suka sama dia.
Dari pada
ngeladenin dia, mending anggep aja dia nggak ada. Nggak ada gunanya juga
ngeladenin orang yang selalu ajah nyari gara-gara. Padahal udah jelas banget
foto itu adalah hasil dari praktek makeup utnuk prewedding. Ya masaklah ya
prewedd kok ya mukanya kinclong alias berkilap? Ya nggak pantes to yo. Itu
hasil belajar ku pake makeup. Kalau keseharian, ya kembali lagi cream siang, BB
cream yang warnanya senada sama kulit plus bedak padat. Udah. Sederhana
menurutku. Daripada muka ku kusam plus mengelupas ngak jelas di musim pancaroba
kek gini?
Ya namanya juga
sederhana alias simple. Pasti beda-beda definisinya. Menurutku simple pake
makeup ya yang seperti yang aku lakukan. Kalau aku harus keluar dengan muka
asli tanpa pakai embel apa-apapun, mending nggak. Soalnya diudara yang super
kering kek gini, muka ku jadi mengelupas dan kakunya minta ampun! Bahkan di
saat musim biasapun aku tetap pakai bb cream buat melembabkan kuliat. Akupun
nggak tahu muka ku ini kenapa, keringnya bukan main. (efek jarang minum
mungkin). Ada juga yang mendefinisikan sederhana itu
nggak usah pakai makeup. Aku juga bisa setuju sama itu. Tapi kalau praktekin,
mikir-mikir. “Sederhana itu simple, pakai bedak aja udah.” Nah ini, kalau aku
pakai bedak aja tanpa pakai pelembab ataupun BB cream sebelumnya, sampai kampus
juga udah ilang gitu ajah. Jadi serba repot kan?
Apapun yang
menurutmu nyaman, pakai ajah! Nggak usah ngeribeti “apa kata orang”.. selagi
nggak aneh-aneh dan terlihat normal, lakukan! :D